Pimpin Apel Pagi, Kaprog TJKT SMKN 1 Randudongkal Berikan Pesan Literasi Digital dan Etika Penggunaan AI
RANDUDONGKAL — SMK Negeri 1 Randudongkal kembali menyelenggarakan kegiatan apel pagi rutin di halaman utama sekolah dengan khidmat dan tertib. Apel pagi yang diikuti oleh jajaran guru serta seluruh peserta didik ini menjadi momentum penting dalam penguatan karakter dan kesiapan siswa menghadapi arus modernisasi teknologi.
Bertindak sebagai Pembina Apel pada kesempatan kali ini adalah Kepala Program Keahlian (Kaprog) Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT), Bapak Rizky Angga Ainul Bait, S.Pd.
Manfaatkan AI Tanpa Mengikis Akhlak dan Moralitas
Dalam amanatnya, Bapak Rizky Angga Ainul Bait, S.Pd., memberikan pandangan mendalam mengenai pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI) yang kini menyentuh berbagai lini kehidupan, khususnya di dunia pendidikan kejuruan.
Beliau menekankan agar para siswa mampu bersikap bijak dan responsif terhadap keberadaan kecerdasan buatan tanpa mengabaikan nilai-nilai kesantunan dan etika akademis.
"Perkembangan teknologi AI saat ini sangat luar biasa dan memudahkan banyak hal. Namun, harus diingat bahwa efisiensi teknologi jangan sampai mengurangi akhlak, etika, dan kebiasaan baik kita sehari-hari. Gunakan AI sebagai alat bantu belajar untuk memperluas wawasan, bukan untuk mematikan proses berpikir kritis apalagi menggantikan nilai kejujuran," tegas Bapak Rizky Angga Ainul Bait, S.Pd., di hadapan barisan peserta apel.
Respon Dinamika Dunia Kerja di Era Automasi
Selain menyoroti sisi etika digital, Kaprog TJKT ini juga mengingatkan peserta didik mengenai dampak disrupsi AI yang mulai mengambil alih beberapa bidang pekerjaan manusia di sektor industri. Realitas ini dinilai harus menjadi pemantik semangat bagi siswa SMK untuk terus meningkatkan keterampilan unik yang tidak dapat digantikan oleh mesin, seperti kemampuan adaptasi, daya analisis, dan kreativitas.
Beliau berpesan agar para siswa senantiasa memperkuat kompetensi keahlian (hard skills) yang dipadukan dengan kematangan karakter (soft skills) agar mampu bersaing secara sehat dan berdaya saing global.
Melalui pelaksanaan apel pembinaan rutin ini, SMK Negeri 1 Randudongkal terus berkomitmen membimbing para peserta didik agar tidak hanya mahir dalam penguasaan teknologi digital, melainkan tetap memegang teguh norma, akhlakul karimah, serta karakter vokasi yang tangguh.
SMK Bisa, SMK Hebat!